Sabtu, 06 Desember 2008

Kesaksian Seorang Pembuat Permen

Kesaksian Seorang Pembuat Permen

Seorang pembuat permen di Indiana ingin membuat suatu jenis permen yang dapat menjadi kesaksian bagi semua orang, lalu ia menciptakan Permen Tongkat Natal. Ia menggabungkan beberapa simbol untuk melambangkan kelahiran, pewartaan, sengsara dan wafat Yesus Kristus.

Ia mulai dengan sebatang permen putih bersih yang keras. Putih bersih melambangkan Santa Perawan yang Tak Bernoda dan kodrat Yesus yang tanpa dosa; permen yang keras melambangkan Batu Karang, dasar Gereja dan kegenapan Janji Allah.

Sang pembuat permen membentuk permennya serupa huruf “J” sebagai singkatan atas gelar agung yang diberikan kepada-Nya, “Juruselamat” umat manusia. Bentuk itu sekaligus melambangkan tongkat sang “Gembala Yang Baik”. Dengan tongkat-Nya itu Ia menuruni ngarai-ngarai dan jurang-jurang dunia untuk mengangkat serta menyelamatkan domba-domba yang jatuh terperosok, domba-domba yang tersesat.



Pada permen yang putih polos itu, si pembuat permen mencoretkan tiga garis merah. Tiga garis merah tipis untuk melambangkan bilur-bilur akibat dera dan cambuk yang diderita Yesus; bilur-bilur yang dengannya kita disembuhkan. Garis merah lebar melambangkan darah yang dicurahkan Kristus di kayu salib, sehingga kita beroleh janji akan kehidupan kekal.

Sayang sekali, bagi sebagian besar orang, permen itu kemudian lebih dikenal sebagai permen tongkat - dekorasi tanpa arti yang seringkali kita lihat pada masa Natal. Namun demikian, maknanya masih tetap sama bagi mereka yang “mempunyai mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar”. Aku berdoa semoga simbol ini boleh dipergunakan kembali untuk menjadi saksi atas Yesus Kristus yang mengagumkan dan cinta kasih-Nya yang dahsyat bagi kita yang dilimpahkan-Nya pada hari Natal dan tetap menjadi kekuatan dan kuasa utama yang mendominasi seluruh jagad raya hingga saat ini.

mau baca Renungan harian klik disini.

Rabu, 03 Desember 2008

LOMBA CIPTA LOGO GEMA INSANI (dEADLINE 31 Mei 2009)

Lomba logo Gema Insani

LOMBA CIPTA LOGO GEMA INSANI

Esensi logo tersebut merupakan manifestasi komitmen perusahaan :

KOMITMEN GEMA INSANI

PERUSAHAAN MAMPU MENJADI MULTI SPESIALIS YANG TEPERCAYA

PERUSAHAAN MAMPU MENINGKATKAN KUALITAS

PERUSAHAAN MENJUNJUNG KEJUJURAN, AMANAH, DISIPLIN, KOMPETENSI,

DAN KEBERSAMAAN

PERUSAHAAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT, BANGSA DAN DUNIA

A. WAKTU PELAKSANAAN

1 Desember 2008 s.d. 31 Mei 2009

B. KETENTUAN UMUM

  1. Logo mencerminkan Komitmen Gema Insani.
  2. Lomba terbuka untuk umum.
  3. Karya orisinil dan belum pernah dipublikasikan.
  4. Setiap peserta maksimum mengirimkan 2 (dua) karya.
  5. Karya diterima selambat-lambatnya tanggal 31 Mei 2009 (cap pos).
  6. Cantumkan kode LCL pada ujung kanan atas amplop.
  7. Peserta melampirkan identitas lengkap (Nama, Alamat, Pekerjaan, Telepon, dan Email yang dapat dihubungi) serta melampirkan fotokopi KTP/SIM/KTM/Kartu Pelajar.
  8. Karya yang masuk menjadi milik Gema Insani.
  9. Karya dapat diantar langsung atau dikirim melalui pos kepada:

TIM JURI LOMBA CIPTA LOGO GEMA INSANI

Gd. Gema Insani, Jl. Ir. H. Juanda, Depok 16418

Cp: Hary dan Mukhlis, (021) 7708891-3

C. KETENTUAN KHUSUS

  1. Logo dibuat dalam bentuk softcopy disimpan dalam CD dengan format JPG atau JPEG dan dicetak di atas kertas putih A4 ukuran 10x10 cm (menggunakan maksimum 4 warna), dan logo yang diperkecil sampai ukuran 3x3 cm.
  2. Peserta memberikan penjelasan makna dari logo yang dibuat.
  3. Logo dapat berupa symbol, gambar, atau teks.
  4. Penilaian dewan juri meliputi: orisinalitas, simpel, komunikatif, eye catching, dan pengaplikasian di berbagai media.

D. HADIAH

  1. Panitia menyediakan hadiah sebesar Rp 10.000.000,- untuk satu orang pemenang yang terpilih. Pajak ditanggung pemenang.
  2. Pemenang akan diumumkan di Harian Umum Republika pada tanggal 31 Agustus 2009. Keputusan juri adalah mutlak.


XL AWARD 2008